Senin, 14 Desember 2015

Berencana Hamil? Konsumsi Asam Folat sekarang!


Hai readers..

Adakah pembaca sekalian adalah wanita, dan sedang merencanakan kehamilan? Jika Iya, semoga artikel ini bisa membantu menambah informasi teman-teman.

Memiliki anak adalah dambaan hampir semua pasangan yang sudah menikah. Kehadiran buah hati akan memberikan warna dan cerita bagi keluarga. Semua pasti menginginkan anak yang sehat tanpa cacat suatu apapun kan. Nah, ini adalah salah satu usahanya. Yaitu mengonsumsi asam folat sejak sebelum hamil, iya sebelum hamil! Jika teman-teman sudah ingin hamil dalam waktu dekat, perlu menambah konsumsi suplemen asam folat setiap harinya. Apa gunanya ya? Makanya simak sampai tuntas ya.


Apa itu asam folat ?

Asam folat adalah salah satu jenis vitamin B, yaitu vitamin B9. Fungsinya berperan dalam pembentukan sel-sel baru.


Mengapa penting mengonsumsi asam folat sebelum dan selama kehamilan?

Tubuh kita memperbarui sel-sel tubuh setiap saat, sehingga perlu nutrisi untuk proses tersebut. Tubuh yang tidak hamil aja mengalaminya terus menerus, apalagi pada saat hamil. Saat hamil, tubuh perlu nutrisi yang cukup, karena perkembangan plasenta, sel-sel tubuh bayi, Rahim ibu membesar, serta sirkulasi darah meningkat. Oleh sebab itu, asam folat sangat penting untuk kehamilan.


Apa saja fungsi asam folat?

Perlu diketahui, organ tubuh bayi pertama yang berkembang adalah otak dan tulang belakang, dalam proses ini, asam folat memegang peran yang sangat penting. Bila kebutuhan asam folat tidak terpenuhi, tabung saraf bayi bisa tidak menutup sempurna dan menyebabkan kelainan bawaan yang disebut neural tube defect. Yaitu :
  • Spina bifida : cacat lahir yang mana ditandai dengan terbentuknya celah pada tulang belakang bayi
  • Anencephaly :  tidak adanya sebagian besar dari otak dan tengkorak

Spina bifida dan Anaencephaly 



Bayi dengan anencephaly biasanya tidak bisa hidup lama, biasanya hanya hitungan hari saja. Sedangkan bayi dengan spina bifida dapat hidup namun dengan kelainan bawaan seumur hidup. Suplementasi asam folat dapat menurunkan risiko hingga 50%.

Selain itu, asam folat juga bisa menurunkan risiko kelainan lain, seperti :
  • Bibir sumbing
  • Kelahiran prematur
  • Berat badan lahir rendah
  • Keguguran
  • Hambatan perkembangan saat kehamilan


Lalu, kapan harus mulai mengonsumsi asam folat?

Bila janin ada kelainan, proses tersebut sudah bisa terjadi pada usia 3-4 minggu kehamilan. Padahal, pada umumnya wanita baru mengetahui dia hamil ketika telat menstruasi, ketika usia kehamilan sudah lebih dari 4 minggu. Dan ketika janin dalam kandungannya sudah mengalami kelainan, maka sudah tidak bisa diperbaiki lagi!

Center for Disease Control and Prevention (CDC) merekomensikan untuk mulai rutin setiap hari mengonsumsi suplemen asam folat minimal satu bulan sebelum hamil dan saat hamil. Bagaimana kalau sudah minum asam folat satu bulan tapi belum hamil juga. Selama mengonsumsi dalam dosis aman, maka asam folat tidak berbahaya untuk kesehatan kok, jadi tidak masalah. Justru baik karena bisa memenuhi kebutuhan asam folat tubuh. Karena sebagian besar orang, tidak bisa memenuhi kebutuhan asam folat hariannya.


Berapa dosis suplemen asam folat yang diperlukan?

Kebutuhan asam folat harian untuk wanita usia subur yang berencana hamil adalah 400-800 mcg. Kebutuhan ini bisa didapatkan dengan minum suplemen asam folat harian, atau multivitamin dengan banyak kandungan yang salah satunya asam folat di dalamnya (cek label vitamin ya, biasanya dijelaskan jumlah kandungan vitamin dan mineral di dalamnya). Atau jika Anda suka susu, bisa mulai minum susu untuk ibu hamil secara rutin, biasanya susu untuk ibu hamil juga mengandung asam folat.

Salah satu contoh suplemen asam folat (link)

Susu dengan kandungan asam folat (link)



Oh iya, suplemen asam folat jangan berlebihan ya. Dosis aman adalah maksimal 1000 mcg per hari. Tidak disarankan untuk mengonsumsi lebih dari dosis tersebut, karena dapat menyebabkan efek samping kekurangan vitamin B12. Namun dokter dapat juga memberikan dosis lebih jika ada indikasi, misalnya ibu dengan riwayat melahirkan bayi dengan kelainan otak atau sumsum tulang belakang.


Haruskah minum suplemen? Asam folat melalui makanan saja tidak cukup?

Asam folat memang ada di beberapa jenis makanan (akan dijelaskan setelah ini), namun sayangnya, asam folat dari makanan jumlahnya kecil tidak mudah diserap oleh tubuh. Suplemen asam folat lebih mudah diserap tubuh dan digunakan untuk proses pembentukan sel-sel baru.


Apa saja makanan yang mengandung asam folat?

Asam folat juga bisa didapatkan dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari

Selain dari suplemen, Anda juga tetap perlu mengonsumsi asam folat dari makanan. Beberapa jenis makanan yang mengandung asam folat adalah sebagai berikut :
  • Hati sapi seberat 900 gram mengandung asam folat sekitar 215 mcg
  •  Setengah cup sayur bayam : 115 mcg
  • Tiga perempat cup sereal : 100 mcg
  • Satu buah alpokat : 90 mcg
  •  Setengah cup sayur buncis : 90 mcg
  • Brokoli satu cup : 90 mcg
  • Pepaya : 90 - 115 mcg per buah
  • Strawberry, anggur, rasberry : sekitar 20 - 30 mcg per buahnya

Sekian artikel kali ini, semoga bisa membantu menambah pengetahuan calon ibu yang sedang merencakanan kehamilan.

Referensi :
http://www.globalhealingcenter.com/natural-health/folic-acid-foods/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar