Tampilkan postingan dengan label kecantikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kecantikan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Desember 2015

Perang Melawan Ketombe!

(link)

Ketombe memang bukan sesuatu yang berbahaya. Tapi ketombe ini sangat mengganggu dan bisa menyebabkan malu bahkan minder. Apalagi biasanya disertai keluhan gatal sepanjang hari. Adakah yang sedang mengalami masalah ini? Jika iya, silahkan baca artikel ini ya, semoga bermanfaat.

Ketombe adalah kelebihan produksi sel-sel kulit mati di kulit kepala, ketombe ini bisa berupa serpihan putih atau juga menumpuk di kulit kepala hingga berwarna kecoklatan. Penyebab ketombe ini multifaktor, namun yang paling sering adalah karena jamur bernama Malassezia. Jamur ini sebenarnya adalah jamur normal yang ada di kulit kepala, namun jika pertumbuhannya terlalu banyak, dapat menyebabkan ketombe.

Oh iya, jangan salah ya, kadang-kadang keputihan dari kulit kepala belum tentu ketombe. Produk-produk yang dipakai di rambut/ kulit kepala seperti hairspay dan gel, ketika mengering dan rontok dari kepala penampakannya seperti ketombe juga. Jika mengalaminya, coba deh, hentikan produk-produk itu dulu, kalo tetap ada keputihan dan disertai gatal, bisa jadi Anda memang berketombe.

(Link)

Bagaimana mengatasinya ?

Gunakan shampo anti-ketombe! Nah, apa saja produk yang bisa digunakan untuk mengatasi ketombe

1. Shampo dengan kandungan anti jamur

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, salah satu penyebab ketombe adalah jamur, sehingga salah satu produk yang bisa mengatasi ketombe adalah shampo dengan kandungan anti jamur spectrum luas. Contohnya adalah sampo dengan kandungan ketoconazole.

Contoh shampo dengan kandungan ketoconazole


2. Zinc pyrithione

Zinc juga terbukti mempunyai kemampuan antijamur dan antibakteri. Produk sampo anti ketombe di pasaran biasanya mengandung zinc sebagai bahan aktifnya.

Contoh shampo yang mengandung zinc


3. Selenium sulfide
Selain karena jamur, ketombe juga bisa terjadi karena sel-sel kulit mati yang berlebihan. Selenium sulfide bekerja dengan cara memperlambat kematian sel-sel kulit, sehingga akumulasi sel-sel kulit mati berkurang.

Contoh shampo yang mengandung selenium sulfida

Ada berbagai macam merk dan produk anti ketombe dengan bahan-bahan yang berbeda. Ada baiknya Anda mencoba beberapa merk untuk mengetahui mana yang cocok. Atau bisa juga dengan menggunakan dua atau 3 merk sampo yang berbeda dengan bahan aktif yang berbeda, kemudian menggunakannya bergantian.

Selain masalah memilih produk, cara keramas pun mempengaruhi lho. Tips keramas saat berketombe sebagai berikut :

(link)


1. Keramas setiap hari

Bila kulit kepala berketombe, sebaiknya keramas setiap hari untuk mencegah penumpukan sel kulit mati di kulit kepala Anda.

2. Gosok kulit kepala setiap keramas

Ketika keramas, pertama busakan shampo di kepala, langsung bilas, busakan sekali lagi, kemudian gosok seluruh permukaan kulit kepala. Hal ini bertujuan untuk mengeluarkan sel-sel kulit mati yang berlebihan. Namun jangan menggosok dengan terlalu keras ya, karena justru menyebabkan iritasi kulit kepala.

3. Biarkan 5 menit

Ketika membusakan shampo yang kedua, setelah menggosok seluruh permukaan kulit kepala, jangan langsung dibilas. Biarkan dulu selama kurang lebih 5 menit. Tujuannya agar bahan aktif di shampo bekerja.

4. Bilas hingga benar-benar bersih

Setelah 5 menit, bilas kulit kepala hingga benar-benar bersih. Bilas berkali-kali hingga bersih ya, agar tidak ada sisa shampo dan sel-sel kulit kepala yang telah rontok karena digosok saat keramas juga ikut hilang dari kulit kepala.

Ada kalanya, kondisi ketombe bukanlah ketombe biasa, namun merupakan salah satu tanda penyakit, misalnya dermatitis seboroik, psoriasis, dermatitis, atau penyakit lainnya. Jika masalah ketombe tidak bisa ditangani dengan shampo anti ketombe biasa, atau ketombe sangat tebal dan muncul tidak hanya di kulit kepala (hingga ke alis, kulit di dahi atau hair line), maka sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Sekian pembahasan tentang ketombe kali ini, semoga bermanfaat ya.

Minggu, 06 Desember 2015

3 Manfaat Lidah Buaya untuk Kulit dan Kecantikan Anda !


Tanaman Lidah Buaya sumber 

Aloe vera atau lidah buaya bukanlah tanaman yang asing bagi kita yang hidup di Indonesia. Tanaman ini bisa dengan mudah ditemukan dan dibudidayakan di rumah, betapa bahagianya ya kita hidup di negara tropis yang subur, jadi gampang membudidayakan berbagai jenis tanaman, termasuk lidah buaya ini.

Sudah sejak lama tanaman ini dikenal mempunyai banyak manfaat, baik untuk dikonsumsi atau dimanfaatkan sebagai “obat oles” pada kulit, biasanya yang dipakai adalah gelnya. Kali ini, saya akan memberi informasi mengenai manfaat gel lidah buaya untuk kulit. Informasi yang saya berikan berasal dari jurnal penelitian, jadi bukan sekedar mitos ya, tapi yang sudah terbukti dengan penelitian. 

Gel lidah buaya mempunyai banyak manfaat (sumber)

Yuk, mari kita simak, beberapa manfaat lidah buaya untuk kulit adalah sebagai berikut :  

1. Mempercepat penyembuhan luka

Menurut teori kedokteran, penyembuhan luka terbagi menjadi tiga fase. Fase pertama adalah inflamasi atau proses peradangan. Fase kedua adalah hancurnya jaringan yang sudah rusak, diikuti fase ketiga berupa regenerasi sel dan pembentukan jaringan ikat.

Gel lidah buaya mengandung glucomannan dan plant growth hormone yang terbukti dapat meningkatkan pembentukan kolagen dan asam hialuronat. Seperti yang sudah dikenal luas, kolagen adalah struktur protein penting di dalam kulit. Kolagen adalah komponen yang menyokong jaringan ikat dan tulang, termasuk juga kulit kita. Luka paling banyak merusak kulit dan komponen-komponennya termasuk kolagen, pembentukan kolagen juga akan mempercepat penyembuhan luka pada kulit. Sedangkan asam hialuronat adalah komponen yang biasanya ada di dalam cairan tubuh, meliputi jaringan tulang rawan, cairan tubuh, dan juga jaringan kulit. Fungsi asam hialuronat adalah sebagai jaringan yang mentransfer nutrisi esensial dari pembuluh darah ke sel kulit. Peningkatan asan hialuronat akan meningkatkan nutrisi di bagian yang terluka, sehingga fase ketiga berupa regenerasi sel bisa lebih optimal.

Lidah buaya paling sering diaplikasikan ke kulit pada kondisi luka bakar. Hal ini benar adanya, karena luka bakar juga akan melewati proses penyembuhan dengan melewati tiga fase di atas. Apalagi gel lidah buaya juga bersifat melembabkan sehingga bisa mengurangi rasa panas. 

2. Sebagai Pelembab dan Anti Aging

Lidah Buaya terbukti mengandung senyawa yang baik untuk kulit (sumber2)

Lidah buaya mengandung muco-polysakarida, zat ini bila diaplikasikan ke kulit dapat mengikat kelembaban kulit. Ada juga asam amino yang bisa menghaluskan kulit, dan zinc yang bisa mengecilkan pori-pori. Lidah buaya juga telah terbukti bisa meningkatkan integritas sel, sehingga sel-sel menjadi lebih rapat yang berefek mencegah kerutan di wajah. Makanya gak heran ya, lidah buaya sudah banyak dimanfaatkan produsen skincare dan kosmetik karena manfaatnya ini.

3. Sebagai Anti Bakteri, termasuk Bakteri Penyebab Jerawat

Lidah buaya mempunyai enam komponen antibakteri, yaitu lupeol, asam salisilat, urea nitrogen, asam cinnamiat, fenol, dan sulfur. Komponen-komponen tersebut terbukti mempunyai efek anti-bakteri pada bakteri gram positif dan gram negatif. Nah, salah satu penyebab jerawat adalah bakteri  Propionibacterium acne, makanya lidah buaya juga bisa menjadi alternatif pengobatan tradisional untuk mengobati jerawat yang membandel.

Nah, itulah 3 manfaat utama lidah buaya untuk kulit dan kecantikan. Lalu bagaimana cara mendapatkan manfaat tersebut. Berikut ini cara penggunaannya :

1. Bersihkan lidah buaya, buang kulitnya dan manfaatkan daging buah dan gelnya. Haluskan bila perlu, hingga berbentuk gel.
2. Bersihkan muka dengan pembersih yang cocok untuk kulit Anda
3. Gunakan gel lidah buaya tersebut sebagai masker, biarkan mengering kurang lebih 10-15 menit
4. Bilas dengan air bersih

Ribet banget yah? Gak punya banyak waktu? Tenang saja, sekarang sudah banyak beredar produk-produk yang berisi gel aloe vera atau yang mengandung aloe vera sebagai komposisi utamanya. Tinggal beli produknya, kemudian gunakan sesuai petunjuk. 

Selamat mencoba, semoga bermanfaat :)

Sumber :
Hamman, JH. 2008. Review : Composition and Application of Aloe vera Leaf Gel. Molecules, 13, 1599-1616.
Sahu, PK, DD Giri, R Singh, P Pandey, S Gupta, AK Shrisvastava, et al. 2013. Therapeutic and Medical Uses of Aloe Vera: A Review. Pharmacology & Pharmacy, 4, 599-610.